Instagram

Minggu, 17 Mei 2015

PKMU 3 Indahnya Hidup dengan Berbagi

JAKARTA, HS – Puluhan mahasiswa UNJ melakukan pengabdian masyarakat pada Sabtu (16/5). Sekitar 80 mahasiswa UNJ, yang telah menganalisis kebutuhan di kampung sawah melakukan musyawarah di hari sabtu ( 9/5 ) yang menghasilkan beberapa targetan – targetan untuk perubahan yang baik di Kampung Sawah, diantaranya pembangunan aul, perbaikan MC, perbaikan mushola, mendidik anak kampung sawah, membuat taman baca serta melakukan penghijauan. Beberapa targetan tersebut harus dapat dicapai dalam jangka waktu seminggu.
Permalink gambar yang terpasang
Sabtu, 16/5, beberapa targetan yang diusulkan mahasiswa alhamdulillah tercapai. Penutupan PKMU ketiga dilakukan mulai pukul 09.00 wib dan diawali dengan do’a. Penampilan pentas seni oleh anak – anak kampung sawah mewarnai kegiatan ini. Sebelumnya anak – anak ini di latih oleh mahasiswa perempuannya. Bapak dan Ibu sangat antusias untuk melihat anak – anaknya dalam pentas seni. Tarian – tarian tradisional yang dibawakan oleh anak – anak.
anak - anak kampung sawah sedang melakukan pentas seni
cerianya anak-anak yang membuat kami rindu 
Tepat pukul 16.00 wib, kegiatan peresmian aula dilaksanakan. Ini merupakan kegiatan PKMU 3 dan kita sebagai mahasiswa menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyakarat. Kami pun kuliah juga menggunakan uang rakyat. Mohon maaf jika kami menyusahkan warga kampung sini, kata aji sebagai ketua pelaksana PKMU. Tidak lupa juga sambutan dari ketua Bem UNJ yaitu Ronny Setiawan. Kegiatan PKMU tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Sebelumnyadiadakan diluar kota, tetapi kita sepakati untuk mengabdi di kota jakarta dulu karena masih adayang membutuhkan kita, ujar Ronny. Betapa bahagianya memiliki adik – adik mahasiswa yang masih peduli dengan kondisi daerah ini, kita sebagai warga sini tidak bisa memberikan apa – apa selain ucapan terima kasih dan hidangan – hidangan yang kita sediakan meskipun dana hidangan ini berasal dari mahasiswa juga, kata pak RT 01.
Pada pukul 16.15 wib, wakil rektor bidangIIIyaitu pak sofyan hadir dan beliau menyampaikan sepatah kata dan meresmikan aula yang telah dibangun oleh mahasiswa dan warga sekitar. Kegiatan PKMU ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya ada di kerawang. Ini merupakan kegiatan yang baik dan mahasiswa memberikan aksi nyatanya untuk membangun bangsa dan negara. acara saya akhiri dengan mendongeng kisah inspiratif di aula dengan anak-aank kampung sawah.

Hidup Pendidikan Indonesia!

#LeadingtheChange
#PKMUNJ2015

Jumat, 08 Mei 2015

Wisata Hati Ke KEMENDIKBUD

Jakarta – Ratusan mahasiswa Se-Jabodetabek dan Banten yang tergabung dalam BEM Se-Jabodetabek dan Banten (BSJB) gaungkan aksi simpatik, pada Jumat (8/5). Sekitar 120 mahasiswa se-Jabodetabek dan Banten, sampaikan keresahan masyarakat atas daruratnya kondisi Pendidikan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
(KEMENDIKBUD).

Salah satu tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia muda. Pendidikan hendaknya menghasilkan pribadi-pribadi yang lebih manusiawi, berguna dan berpengaruh positif bagi masyarakat.
ujar Perwakilan Mahasiswa BEM UNJ, dalam orasinya.
Aksi simpatik mahasiswa se Jabodetabek dan Banten ini menuntut 5 hal:
  1. Menegaskan Kurikulum Nasional.
  2. Peninjauan kembali pelaksanaan UN sesuai dengan konstitusi (UU Sisdiknas pasal 58 ayat 1 dan 2).
  3. Mensejahterahkan guru terutama guru daerah.
  4. Menghentikan liberalisasi pendidikan
  5. Reformasi pendidikan moral bangsa.
Saat masa aksi menyuarakan pendapatnya di depan kemendikbud, presma (presiden mahasiswa) dan ketua BEM dari perwakilan masing-masing universitas melakukan lobi-lobi politik ke dalam kantor kemendikbud. Awalnya, usaha audiensi yang dilakukan oleh presma dan ketua bem tersebut tidak mendapat sambutan yang baik dari pihak kementerian. Namun, usaha yang tidak pernah dan desakan-desakan dari mahasiswa akhirnya membuahkan hasil. Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa mendapatkan respon dari pihak KEMENDIKBUD yang menyatakan bahwa “Beliau menjamin dalam waktu kurang dari beberapa minggu akan diadakan audiensi dengan Menteri Anies Baswedan”.Diujung aksi orasi ilmiah dari presma dan ketua bem dari masing-masing universitas membuat semangat masa aksi kembali menggelora. Tak lupa pernyataan sikap dari BEM BSJB yang disampaikan oleh Ronny Setiawan selaku Koorwil BEM BSJB mengakhiri aksi masa sore itu. Aksi berakhir pada pukul 18.00 dan diakhiri dengan sholat maghrib bersama, evaluasi dan sesi foto.

Hidup Pendidikan Indonesia!

#LeadingtheChange
#PKMUNJ2015